Perjalanan ini terasa panjang dan melelahkan tapi apakah aku mesti mengelu? Tidak aku tak ingin melakukannya karna ini juga yang lama aku impikan..mengarungi samudra yg luas..
Kubayangkan gelora ini sejak lama..sejak aku terpaku menatap mentari tenggelam di batas cakrawala disuatu senja dan aku masi menyimpan impian ini..mengarungi bentangan luas samudramu
Aku tak terlalu banyak berharap membawanya bersama menikmati perjalanan ini, tetapi biarlah harapan kecil ini tetap terjaga karena mungkin saja suatu waktu cahaya bulan itu benar-benar menyentuh ujung jemariku..
Adakah yang masih merindukan kepulanganku seperti setahun yang lalu? Kuharap masih ada meski aku tahu kepulangan ini bukan untukmu..untuk dia atau siapapun.
Mengarungi samudramu yang luas membuatku terlihat legam dalam teriknya mentari..tetapi ketika kembali aku mendaki dikaki bukit kecilmu yang gersang hati terasa sunyi..sungguh setapak kecil berdebu itu masih lekat dalam kenangan seperti duapuluh tahun yang lalu..sungguh..masih seperti ketika itu.
Lalu apakah aku masih boleh menyimpan harapan kecil ini..harapan kecil untuk bersamanya dalam debar masa kecil seperti ketika dulu pertama menyusuri jalan kecil ini
Bayangan bukit ini terasa lekat seperti ketika pertama kali kugenggap erat tanganmu..aku masi ingat kita berlari menyusuri setapak itu dalam debar jantung yang tak berirama..
Dan engkau mengapa tak memberiku kabar tentang apa yang ingin engkau sampaikan? Aku disini masih menunggu ceritamu tentang gemericik air di pancuran bambu itu
Katakan sesuatu, sesuatu yang membantuku untuk kembali dan membasahi tubuhku dipancuran bambu itu..seperti dulu masi bersamamu..katakan..katakanlah sahabat